"Masih ada sisa uang dari orang yang nabrak adekmu itu, Vik?" tanya Suni, ibunya Vika. "Ada, Bu. Kenapa?" "Berapa lagi? Sini kasih Ibu aja, biar nanti Ibu aja yang nemenin adekmu kontrol. Ibu ada waktu nemenin, lagi nggak keliling dulu 2 minggu ini. Bu Mirna lagi pulang kampung, ada saudara yang meninggal." "Sekitar 5 jutaan lagi. Ya udah, nanti aku keluar sekalian ambil dan kasih ke Ibu." Vika tak perlu repot jika sang ibu bisa mengantarkan adeknya kontrol ke rumah sakit. "Oke. Kamu mau makan siang di rumah hari ini atau mau keluar lagi?" Vika pulang dari rumahnya Ratu pada pagi tadi, jam setengah sembilan tiba di rumahnya. Vika akan ke kampus dulu pada siang hari sebelum pergi dengan Alvaro sesuai pembicaraan mereka semalam. "Aku mau ke kampus nanti jam 1'an, tapi kayaknya makan

