Bab 39 — Vika & Alvaro

2519 Kata

Turun dari motor di tempat tujuan, Vika diam saja saat Alvaro menggenggam tangannya—melangkah memasuki resto dengan jemari tangan yang bertaut. Sudah pernah seperti ini sebelumnya dulu, tapi ini rasanya berbeda karena dia bisa merasakan ada cinta dari lelaki itu untuknya. Meski Alvaro belum bilang secara langsung, tetapi Vika ingat bagaimana lelaki itu berkata terus terang jika dia cemburu dan tak ingin ada lelaki lain mendekati Vika. Cemburu itu tandanya cinta, bukan? "Kamu udah pernah ke sini?" tanya Alvaro ketika mereka tiba di sebuah meja yang berada di ujung dekat pembatas. Terlihat jelas dari bagian sini bagaimana hamparan laut membentang dan langit perlahan mulai berubah warnanya. Vika menggeleng. Dia memang jarang berpergian ke resto atau cafe begini. Sesekali duduk di pinggir pa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN