Vika baru pertama kalinya ke luar negeri. Seperti masih mimpi rasanya bagi Vika, bisa menapakkan kaki di negara lain bersama seseorang yang dicintainya. Tak pernah bermimpi sebelumnya akan menikah di Bali dan lanjut honeymoon ke luar negeri setelahnya. Alvaro memberikan hal yang tak berani Vika impikan sebelumnya. Termasuk hak milik rumah atas namanya itu. Pagi hari, Vika terbangun lebih dulu. Dan saat ini, dia sedang berada di balkon kamar penginapan kayu. Tangannya memegang cokelat panas yang baru saja diseduhnya, untuk diri sendiri karena suaminya belum bangun. Vika yang sudah terbangun, tak bisa tidur kembali. Vika dan Alvaro berada di daerah Queenstown saat ini, yang mana musim gugur di sana. Di pagi hari begini, begitu terasa angin musim gugur Queenstown yang berembus pelan, memba
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


