Bab 51 — Bimbang

2015 Kata

Ratu tentu saja syok melihat rentetan pesan berbalas antara sang kekasih dan bosnya. Ratu tadi scroll sampai ke atas-atas dengan tangan gemetaran. "Ratu? Sayang?" Aditya ceroboh, lupa menghapus riwayat chat yang dia pikir tak akan Ratu menyentuh ponsel pribadinya. Aditya sama sekali tak kepikiran ke situ. Ratu diam saja ketika Aditya memeluknya begitu erat. Dia masih syok akan membaca isi chat Aditya dan sang bos. "Ratu... " Aditya melepaskan pelukannya. Tangannya menangkup wajah mungilnya Ratu. "Dengarkan saya, Ratu. Tolong... dengarkan saya." Melihat Ratu yang diam saja, ketakutan Aditya menjadi-jadi. Kembali dipeluknya perempuan itu, Aditya bingung harus bagaimana. Menyadari Ratu masih tak mengeluarkan sepatah kata pun, Aditya pun melepaskan pelukannya dan kedua tangannya beralih

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN