Erlita menunggu di salah satu kafe, dengan pilihan minuman yang sebenarnya berlimpah. Namun, di hadapannya hanya mengepul secangkir kopi hitam. Mungkin jenis espresso. Sedari muda, perempuan itu memang menggilai jenis minuman kopi pekat ini. Espresso adalah jenis minuman kopi yang sangat pekat. Luar biasa pekat. Meski sederhana dalam penampilan, espresso cenderung sulit untuk diminum bagi pemula karena rasanya yang pahit dan kental. Begitu dalam, gelap, seperti cinta yang misterius. Erlita mencintai esspresso bahkan sejak belasan tahun. Tepatnya saat usianya masih 15 tahun ketika dia mulai memikirkan mencari teman sejati agar tetap waras saat mengerjakan setumpuk tugas sekolah. Tugas sekolah yang bisa mengantarnya masuk ke sekolah favorit. Kalau bukan karena tetangga yang berjarak dua

