48. Kecelakaan

1219 Kata

Raka semakin kesal, merasa cemburu karena ia tak suka kenyataan tentang kedekatan Nava dan Putra. Rasa penyesalan karena sudah mempertemukan kedua orang itu semakin kuat. Karena kesal, Raka memilih tak membalas pesan Nava, takut apa yang akan ia tulis malah hanya membuat Nava marah. Sementara Nava sendiri masih menunggu balasan dari Raka, berharap pria itu segera menyetujui keinginannya. Karena tak kunjung mendapat balasan, Nava mengirim pesan ke Putra. [Putra, Raka ngajakin aku ketemu. Kamu mau kan temenin aku? Aku nggak mau temuin dia sendiri.] Putra yang sedang membersihkan rumah, tak tahu kalau Nava mengiriminya pesan. Lagi-lagi Nava menunggu, tetapi hingga beberapa menit kemudian tetap saja tak ada balasan. Gadis itu lalu melempar ponselnya, kemudian kembali melanjutkan pekerjaann

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN