Eight

991 Kata

Tania pov Benar-benar b******k pria itu, untuk apa sebenarnya rencana busuk nya itu? Untuk menyiksa ku? Untuk membunuh ku?. Kalau memang niat nya itu, kenapa tidak bunuh aku sekalian. Tidak perlu menunda-nunda, aku sudah muak dengan kehidupan dunia. Aku sudah putus asa. Ya ampun, apa yang aku bicara kan barusan? Tolong siapapun tampar wajah ku agar segera sadar. Aku tidak boleh putus asa, nanti ibu dan adik ku akan dengan siapa? Kalau aku sendiri tidak ada. Ya Tuhan tolong lah aku, aku percaya takdir-Mu. Aku tidak boleh menyerah, karna pria b******k itu, huh menyedihkan kalau sampai iya. Tapi harus bagaimana aku? Semua cara sudah ku lakukan, tetapi tetap gagal oleh pria b******k itu. Aku tidak sabar ingin bertemu ibu ku, tapi di lain sisi aku tidak mau cepat-cepat menikah dengan pria i

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN