Dellia diam saja saat Raka berjalan ke arahnya dan memasangkan helm ke kepalanya. Padahal ia bisa melakukannya sendiri tapi pemuda tampan itu memaksa untuk membantunya yang bahkan ia sendiri bingung dengan sikap pemuda itu. Sementara tidak jauh di sana Lia tak pernah menanggalkan senyuman di wajahnya saat melihatnya bersama kakak laki-lakinya. Terkadang ia bingung dengan apa yang ada di dalam pikiran gadis cantik itu. "Terima kasih, Kak. Padahal aku bisa sendiri." Dellia tersenyum saat kedua tangan Raka menjauh dari kepalanya. Akhirnya ia bisa bernapas dengan lega saat jarak wajah laki-laki tampan itu mulai menjauh dari wajahnya yang sempat membuatnya tak sengaja menahan napas. "Helmnya agak susah untuk dipasang jadi aku pikir kau pasti bingung." Raka mengambil satu helm biasa dari dala

