Dia Milikku, Bukan Milikmu

1372 Kata

"Katakan sekali lagi." Tangan kekar itu mencengkeram rahangnya semakin kuat, sampai Naya menjadi takut kalau-kalau Jonathan akan melakukan sesuatu yang buruk terhadapnya. Terlebih saat tubuhnya di sudutkan pada sebuah tembok dan membuatnya harus berhadapan langsung dengan pria menakutkan itu. Naya benci dirinya diperlakukan seperti ini. "Aku bukan milikmu. Kau tidak bisa menahanku seperti dulu, Nathan." Naya menahan tangan laki-laki itu tak kalah kuat. Berusaha untuk melepaskan diri. Meski yang terjadi, Jonathan tetap tidak membiarkannya untuk lepas. Laki-laki itu malah tersenyum culas. Tangan yang kini mencengkeram rahangnya, beralih mengelus lembut lehernya. Mendekat dan berbisik pelan di telinga Naya. "Bagaimana bisa kaubilang seperti itu sedang saat ini, kau masih mengenakan kalung

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN