Sikap Aneh Rey

1285 Kata

"3 ... 2 ... 1." Hitungan mundur berhenti bersamaan dengan sebuah peluru yang melesat menembus kaca jendela, hingga terdengar suara pecahan dan mengagetkan sepasang manusia yang tengah bergumul di atas ranjang. Percíntaan panas itu harus terhenti saat keduanya menyadari sebuah peluru nyaris saja bersarang di bahu sang pria. Ekspresi penuh rasa kaget terihat di mata keduanya. Hasràt yang beberapa saat lalu menggelora, kini hilang dalam sekejap. Si pria yang merupakan sang pemilik rumah sekaligus orang yang hampir menjadi korban, tampak melotot dan bangkit meninggalkan wanitanya untuk melihat ke arah kaca jendelanya yang pecah. Jendela itu tampak tidak tertutup oleh tirai, hingga pemandangan malam dapat terlihat dari luar. Nahasnya, saat dia ingin melihat pelaku yang membidikkan peluru ke

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN