Plak .... Sebuah tamparan keras mendarat di bokòng telanjàng Naya. Membuat wanita itu harus meringis kesakitan dan mencengkeram kuat seprai ranjang. Pelakunya jelas adalah Jonathan. Laki-laki itu langsung menghukumnya begitu mereka sampai di rumah. Semua ini bukan salah Naya, tapi dialah yang harus menerima akibatnya. "Kau harus dihukum, Naya. Tubuhmu itu milikku. Jangan sekali-kali membiarkan orang lain menyentuhmu. Apa kau paham?" ucap Jonathan sambil kembali memukul pàntat Naya yang memerah. "Ahh ...." Naya tak bisa lagi menahan erangàn saat Jonathan memukulnya begitu kencang. Sebelum kemudian dia dibalik dan dibaringkan di atas ranjang. Air mata sedikit menggenangi pelupuk matanya. Dia merasa lelah. Namun, sebelum sempat Naya mengambil napas barang sejenak, Jonathan tiba-tiba membu

