Aku Ingin Dia Mati

1171 Kata

"SIALAN! Naya tidak ada di mana pun," ucap seorang lelaki dengan wajah frustrasi. Rumah sederhana yang ditinggalinya kini tampak berantakan. Beberapa barang pecah dan ada juga yang tidak pada tempatnya. Penyebabnya sudah jelas, wanitanya menghilang dan tidak ada yang memberitahunya atau lebih tepatnya, dia telat diberitahu. "Ma-maafkan saya, Tuan. A-anda sama sekali tidak bisa dihubungi sejak pagi." Satu-satunya pelayàn wanita yang ada di sana dan mengabari kalau Naya belum kembali, tampak tertunduk takut. Tubuhnya bergetar melihat kemarahan tuannya. Dia juga tidak tahu apa-apa. Ke mana nonanya pergi dan kenapa sampai hari menjelang malam tiba, belum kembali. Tuannya juga menghilang dari pagi kemarin. "Apa kau tahu dia pergi ke mana?" "Semalam Nona pergi, tapi saya tidak tahu beliau k

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN