chapter 47

1504 Kata

Acara ulang tahun yang awalnya biasa-biasa saja, kini terasa sangat menegangkan. Semua orang melihat siapa tamu yang berdiri di depan. Sementara pemilik apartemen tidak mengizinkan orang itu untuk masuk. Adara beranjak dari sofa dengan perlahan dan berusaha untuk membujuk Sangga untuk membuka pintu. Sangga berusaha untuk menahan emosinya, dia pun kembali membuka pintu. Namun, kini dia keluar untuk menemui wanita itu.             “Untuk apa anda ke sini?” suara Sangga terdengar sangat dingin.                “Nak, mama hanya....”             “Saya tanya untuk apa anda ke sini?!” Nada suara Sangga sudah terdengar tidak normal. Mendengar suara Sangga yang sedikit berteriak, Adara pun keluar dan berdiri dibelakang Sangga. Memeluk bahunya. Berharap dia bisa sedikit tenang. Adara merasakan he

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN