Rezvan menghela nafas berat mendengar ucapan kakaknya, dia terlalu berpihak pada Bianca yang belum resmi menjadi anggota keluarga mereka. "Rezvan benar-benar gak ada perasaan apapun sama Mira kayak yang Anka pikir. Tapi---- Rezvan menggantung ucapannya sambil menatap Bianca lagi. Dia menimbang kembali untuk mengatakan hal yang sudah berada diujung lidahnya. "Tapi apa?" tanya Aura. "Rezvan gak bisa buat ganti Mira." Ucapan Rezvan yang mengatakan dia tidak bisa mengganti Mira sebagai sekretarisnya membuat Aura dan Adel sangat kesal. Keduanya menatap Rezvan bak ingin menelan pria itu hidup-hidup karna kebodohannya. Bianca tersenyum tipis mendengar ucapan Rezvan yang sudah diperkirakan-nya sebelumnya. "See? Buat apa di lanjutin?" ujar Bianca menatap Mama Sheila dan Zayn. "Anka," panggil

