16

1919 Kata

Bianca menatap Rezvan tajam sejak beberapa saat yang lalu, sedangkan Rezvan sibuk melihat ke depan, melihat jalanan. Saat ini keduanya sedang berada diperjalanan pulang ke rumah Bianca. Bagaimana keduanya bisa pulang bersama? Beberapa saat yang lalu, Rezvan mencoba berbagai cara agar dia bisa membawa Bianca pulang bersamanya. “Gak usah ngeliatin gua,” ujar Rezvan yang sadar sedang dilihat oleh Bianca yang masih sangat kesal pasal umbar d**a yang dilakukan Rezvan beberapa saat lalu. “Lo tenang aja kak, gua gak bakal jatuh cinta cuman karena ngeliatin lo!”ujar Bianca sarkas. Rezvan menggedikkan bahunya singkat. “Maksud lo apa deh kak?!” tanya Bianca. Rezvan menoleh pada Bianca sekilas sembari menaikkan sebelah alisnya sebelum dia kembali menatap jalan. “Maksud lo apa umbar-umbar d**a d

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN