"Tinggalkan aku di sini sebentar, kamu boleh duduk di sana dulu." Bellova meminta Dave meninggalkannya saat tiba di tepi pantai. "Baiklah, Nona. Jika butuh sesuatu atau teman bicara saya siap," sahut Dave menawarkan diri. Bellova hanya tersenyum, pandangan matanya beralih menatap birunya air laut menjelang tengah hari. Sebenarnya Dave tidak ingin meninggalkan Bellova snedirian, karena Dave tau Bellova pasti hendak meluapkan kesedihannya. Dia lebih suka Bellova mengutarakan perasaannya secara gamblang padanya. Dari tempat duduknya di kursi pantai di bawah sebuah payung besar, Dave menatap Bellova. Terlihat jelas jika tubuh Bellova bergetar yang artinya Bellova sedang menangis. Untunglah ini bukan musim liburan, jadi pulau itu tidak terlalu banyak orang. Apalagi memang pulau itu sedikit p

