Setelah bersitegang dengan Azel, saling beradu pikiran dengan Putri, akhirnya diputuskan jadwal Latihan Silat adalah Hari Rabu. Latihan Karate Hari Senin. Dan Latihan Kickboxing Hari Selasa. "Untung diskusinya cepat selesai. Kalau enggak, bisa gila gue lihat muka lu." Tatapan Azel mengarah padaku saat berbicara. "Heh, Pea! Emang lu kira gue nyaman lihat muka lu? Kagak, Anjir! Gue dari tadi pengen pulang." "Udahlah! Kalian 'kan udah SMK. Dewasa sedikit coba!" Putri berusaha melerai pertengkaran kami. "Ini bukan SMP lagi. Kalian gak usah ribut setiap ketemu, bisa 'kan? Emang kalian ada masalah apa, sih? Kenapa kalian bisa sampai jadi musuh bebuyutan gini? Kalian punya sejarah kelam apa gimana?" lanjutnya bertanya dengan sedikit candaan. "Diem! Cewek nggak usah tahu," sembur Azel.

