Chapter 28

1057 Kata

Tak ada yang aneh dari cuaca di luar, tapi entah kenapa setiap kali mengalihkan pandangan ke luar jendela, Bisha merasa segala sesuatu yang ada membuat suasana hatinya kian kelam. Ia memutar kepalanya kembali dan memandang koper di atas ranjang, semua barang-barangnya sudah dibereskan. Hanya tersisa sebuah tas tangan yang tergeletak di sebelah koper dan sepatu berhak di lantai. Ya, pada akhirnya, alih-alih menuruti egonya untuk pergi ke Hokkaido, Bisha memaksa diri sendiri untuk berpikir lurus dan memikirkan segalanya dari awal lagi. Pada akhirnya, meski terasa begitu berat, ia telah membeli tiket dan mengatur semua hal yang dibutuhkan untuk pergi ke Gifu. Selain jaraknya tak terlalu jauh dari sini, akan lebih mudah juga jika mengaksesnya dari Tokyo. Dengan begitu sang adik bisa kapan pun

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN