Suasana dinner malam ini terasa begitu romantis apalagi dengan adanya kejutan dari Juna yang memasukkan sebuah cincin berlian ke dalam gelas yang berisi orange juice. Nadine hanya bisa terdiam sambil memperhatikan cincin berlian itu. Juna pun terdiam dan menunggu respon perempuan itu. "Memang aku yang sengaja memasukkan cincin itu ke dalam jus jeruk-mu. Malam ini aku memang berniat untuk melamar kamu lagi. Boleh, 'kan?" Perempuan itu hanya terdiam sambil memperhatikan cincin berlian di tangan dan tidak merespon pertanyaan Juna. "Apa kamu mau jadi istri dan ibu dari anak-anakku lagi? Menghabiskan sisa hidupmu selama-lamanya denganku?" tanya Juna penuh harap sambil memegang tangan mantan istrinya yang berada di atas meja. "Maukah kamu menikah denganku, Nadine?" Juna meremas tangan perempuan

