BAB 28 - stubborn

2378 Kata

Malam itu hujan masih turun dengan deras dengan petir yang terdengar menggelegar memekakkan telinga. Mungkin semua orang akan menutupi telinga mereka begitu mendengar suara petir tersebut. Namun, hal itu tidak berlaku bagi Juna. Laki-laki itu tampak santai-santai saja dan masih terus menunggu Nadine dengan setia di luar gerbang rumah Rommy. Dari dalam rumah, Nadine hanya terdiam melihat kondisi suaminya yang basah kuyup seperti itu hingga menggigil kedinginan, perempuan itu tidak memberikan respon apapun. "Mel, boleh aku minta tolong?" Suara Nadine mulai terdengar sambil memperhatikan Juna, mengintip dari balik jendela kamar di lantai atas. "Minta tolong apa?" Melinda segera menghampiri sahabatnya yang saat itu beralih ke lemari, mengambil handuk dan kaos. "Minta tolong apaan?" tanyanya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN