BAB 77 - kata sayang

1438 Kata

Tepi danau itu tampak begitu sepi, hanya suara-suara burung yang berkicau bersahut-sahutan di antara beberapa pohon sambil memperhatikan kedua perempuan yang sedang duduk di bangku taman yang berada di bawah pohon. Suara kecipak air dari ikan-ikan yang berenang di dalam danau juga terdengar dengan jelas, terasa begitu alami. Satu hal yang tidak dia dapatkan di kota New York. Nadine masih ingin bernostalgia dengan Zhannas, adik iparnya yang mempunyai kemiripan karakter dengan dirinya. Itulah mengapa mereka berdua selalu merasa cocok satu sama lain. “Kalau Bu Amanda itu tinggal di sini sejak setahun yang lalu, Mbak. Sejak dia mengajar anak-anak, awalnya Mas Juna nggak setuju, tapi Mbak Felicia yang minta, keb--” “Tunggu dulu, jadi Amanda kenal sama Mbak Felly?” sela Nadine penasaran. “Bu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN