Alicia merasakan sesuatu yang berbeda pagi ini. Rasanya ia tak ingin terbangun dari mimpi indahnya lalu Alicia memilih merentangkan kedua tangan. Menyapu seluruh sisi ranjangnya. Meskipun mustahil Tony berada di sisinya tapi Alicia merasa pria itu hadir di kamarnya. Bahkan indera penciuman Alicia mampu menangkap dengan nyata aroma pria itu yang memenuhi kamar. Cukup lama Alicia terbuai dalam kebahagiaan semu tapi terasa begitu nyata hingga suara ketuk pintu mengusiknya. "Liz, sarapan yuk! Cacing di perut gue udah demo ini," ajak Lexy seraya membuka pintu. Lexy berdiri di ambang pintu sembari memperhatikan apa yang tengah dilakukan oleh Alicia saat ini. "Lo duluan aja. Gue pengen mandi dulu. Badan gue berasa gerah banget ini," balas Alicia dengan membuka matanya secara perlahan. "Ya u

