"Liz, maaf ya aku belum bisa ke rumah sakit lagi." Tony langsung saja menutup telepon dari Aldrich lalu menonaktifkan ponsel milik Alicia. Suasana kamar mendadak tegang dan sunyi. Terutama Lexy yang saat ini sedang mati-matian menahan diri untuk tidak melarikan diri. Lexy merasakan tubuhnya yang dingin dan kebas hanya sekadar untuk bergerak. Pria itu lebih memilih menundukkan kepala untuk menyembunyikan wajahnya yang berubah warna entah seperti apa. Yang jelas, aliran darah di tubuhnya seolah tiba-tiba terkuras habis. "Kapan pria itu datang?" tanya Tony kepada Alicia. "Tadi pas kamu balik ke apartemen," balas Alicia dengan ragu seraya menatap Tony dengan tatapan tak terbaca, menunggu reaksi pria itu setelah dirinya memberikan jawaban yang tentu saja berhasil menyulut emosi pria di had

