Dua tahun yang lalu. "Zayn, boneka yang dari kakek amu mana? Kamu buang? Kenapa? Itu kan hadiah dari kakek kamu. Kalau Beliau tahu pasti kecewa. Mentang-mentang udah dewasa, mainannya kamu buang. Kan nanti bisa kamu kasihkan ke anak-anak kamu. Kamu bilang itu mainan penuh sejarah," cecar Marini ketika sang cucu menjemputnya dari bandara. Benda itu biasanya selalu ia lihat di dashboard mobil milik sang cucu tetapi kali ini tidak ada. "Aku nggak buang, Eyang." "Lalu?" "Aku kasih anak orang." "Siapa?' "Namanya Argawira. Tapi Dia biasa dipanggil Ade. Anaknya lucu ya biarpun nasibnya agak sedikit kurang beruntung bukan dalam hal materi tapi dalam hal lain." "Maksud kamu?" Marini tidak mengerti. Zayn menceritakan semuanya tentang Lisna dan Aga termasuk status pernikahan wanita itu sebel

