76- Membujuk

1107 Kata

"Ade!" Aga sejenak berhenti saat ia sedang berjalan menuju kelas. Tetapi kembali melangkah pergi. Zayn segera mengejar. "Ade, tunggu, Sayang. Om mau bicara, sebentar aja." Menghadang langkah anak itu. "Tapi Ade gak mau bicara sama Om." Di depan Aga, Zayn berjongkok dengan sebelah kutut lebih tinggi. "Om salah. Om minta maaf." Aga menepis saat pria itu berusaha meraih tangannya. "Om harus apa biar Ade mau maafin om." "Ade gak mau maafin om. Om jahat! Om sama aja kayak papa yang suka ninggalin Ade dan ibu! Ade ben'ci sama Om!" bentak Aga dengan penuh emosi. Zayn merasa dadanya seperti terhimpit batu besar hingga tak bisa bernapas. Suara tercekat di tenggorokan sampai untuk bicara pun ia kesulitan. Tubuhnya seakan kaku, tak bisa mencegah kala Aga berlalu meninggalkannya. "Makanya, k

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN