88- Keguguran

1008 Kata

Setelah memastikan sang istri duduk dengan benar, Zayn pun menutup pintu dan segera mengemudikan mobil meninggalkan tempat tersebut. Anak-anak yang tadi saling berkejaran, kini sedang berkumpul dan berdiri di dekat pagar sembari menatap mobil yang berlalu menjauh. Semua khawatir pada ibu mereka. Anak yang tadi menabrak pun kini sedang menangis karena takut ibunya kenapa-kenapa. "Ibu ... maafin aku, Ibu," ujarnya sembari menitikkan air mata. "Ibu kenapa berdarah?" "Kamu sih, 'kan aku udah bilang aku jangan main kejar-kejaran." Salah seorang anak menyalahkan temannya. "Sudah. Ayo pada masuk Tunggu di dalam. Nanti kalau mobil jemputan datang, bapak kasih tahu," ujar security. Tetapi anak-anak itu masih saja berdiri sembari memegangi batang pagar, menatap jalanan di depan. "Ada apa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN