"Papa mau ke mana?" tanya Damar saat melihat sang ayah keluar dari kamar dan mengenakan pakaian rapi. "Papa ada acara, Sayang." "Yaaah ... Kakak tadi mau ajak Papa jalan-jalan. Kakak bosan di rumah terus." Damar kecewa, tidak tahu sejak awal bahwa ayahnya memiliki rencana lain di hari libur ini. "Maaf, ya, Sayang. Tadinya juga papa gak hadir ke acara ini. Tapi Kakek nguruh papa datang," sesal Darwin ketika melihat kekecewaan di wajah sama anak. "Ya udah deh." Damar cemberut. "Atau Kakak mau ikut papa?" tawar Darwin, "Boleh?" tanya Damar, menatap penuh antusias. "Memang boleh bawa anak, Mas?" Fani juga ikut bertanya. "Aku juga enggak tau, Fan. Tapi kalau gak boleh, nanti aku tinggal pulang lagi . Biar papa sendiri yang hadir." "Itu namanya Mas cari kesempatan buat gak hadir di

