“Ngapain senyum-senyum sendiri kaya gitu?” Raka menoleh saat suara Rossa terdengar, baru menyadari keberadaan Rossa dan Rangga yang tengah berada di ruang makan, sementara dirinya akan ke dapur untuk mengambil minum. Raka tidak sadar sejak tadi di perhatikan oleh adik-adiknya. Maklum saja lelaki itu sedang ingat lagi bagaimana raut wajah Anjani tadi saat dirinya mengantar Anjani pulang. Anjani memang masih menggemaskan seperti masa sekolah dulu dan Raka suka itu. “Lo kesurupan, Bang?” tanya Rangga begitu santainya. “Mulut lo, minta di lem biru kali,” balas Raka. Seenaknya sekali adiknya pakai mengatakan kalau dia kesurupan. Yang ada sekarang Raka sedang falling in love. “Habisnya Abang dari tadi senyum-senyum sendiri, aku perhatikan banget loh,” ucap Rossa yang memang sejak tadi me

