"Apa Bu? Bagaimana bisa Angga dan Sabrina? Kok bisa Angga bersama wanita durjana itu?" tanya Mimi melepaskan kuncian pada tubuh Vian. "Iya bisalah! Gak ada yang gak bisa! Orang mereka balikan!" tukas Vian mengusap perutnya. "Balikan?" tanya Ama dan Mimi serempak. "Iya! Biasa aja ngapa! Gak usah kaget begitu!" "Coba jelaskan, Vian! Kamu tidak mengarang cerita, 'kan?" tuding Mimi. "Ya Allah, mana mungkin! Dan buat apa juga mengarang cerita! Memang kenyatannya mereka yang membuat Aina seperti ini!" "Ya sudah, jelaskan hingga detail!" "Kak, sabar! Gimana Vian mau jelaskan kalau Kakak ngotot terus!" tegur Ama. "Kita duduk saja ngobrolnya," ajak Ibu yang kembali duduk di ruang tunggu. Vian mulai angkat bicara, ia menceritakan kembali awal mulanya bertemu dengan Aina. Wanita itu mencerit

