Angga melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang keluar dari pelataran rumah. Emosinya akan naik hingga ke ubun-ubun dan sangat menggebu setiap kali berdebat dengan Mami mempermasalahkan Sabrina. Hati dan pikirannya merasa tidak terima tatkala Mami menjelek-jelekkan nama Sabrina tepat di hadapannya. Bagi Angga, Sabrina adalah wanita yang baik. Wanita yang mengerti akan keadaan, situasi dan kondisi dirinya. Jadi, apabila ada yang menjelekkan wanita itu dihadapannya, maka akan bersiap-siap menerima emosi Angga yang menggebu itu. Angga melajukan mobilnya dengan kecepatan yang pelan menuju apartemen Sabrina. Senyum bahagia yang sebelumnya merekah, sirna begitu saja saat dirinya berdebat dengan Mami. Hatinya kini terasa sakit dan panas, ia menarik nafas dan menghembuskannya berkali-kali demi m

