Hidup memang pilihan, awalnya Aina memilih untuk bangkit dari segala keterpurukan lalu ia kembali menata hati. Menutup hati dengan fokus kuliah membuatnya menjadi sosok yang lebih tertutup hingga akhirnya tembok hatinya yang keras itu berhasil diruntuhkan oleh Angga. Lelaki itu masuk ke dalam hati dan kehidupannya lalu membuat dunia mereka sendiri. Memilih untuk tetap dalam kesendirian tapi seketika ia menyadari bahwa tak selamanya hidup sendiri dan akhirnya kembali membuka hati. Tapi, siapa sangka membuka hati ternyata tidak membuat hidupnya semakin baik tetap justru sebaliknya. Ia kembali jatuh untuk yang kedua kalinya, dan saat ini gak ada sedikit pun pikiran untuk kembali membuka hati. Ia akan fokus pada kedua buah hatinya saja, lebih baik fokus pada kedua buah hati karena tidak menim

