Hazen membantu Arthur merapikan bekas makan malamnya, dan menyingkirkannya ke dekat pintu agar petugas lebih gampang mengambilnya. "Bagaimana sekarang?" tanya Hazen memperhatikan Arthur. "Sedikit lebih baik, hanya saja masih terlalu buram untuk melihat di waktu malam seperti ini," jawab Arthur mengerjapkan matanya. "Serpihan itu menyebabkan retinanya terluka, jadi kau butuh waktu untuk pemulihan," kata Hazen. Arthur terdiam seraya merebahkan kepalanya di bantal, matanya menatap kosong entah kemana. Hazen menghela nafas panjang, ia tahu apa yang sedang dipikirkan oleh pria itu. "Apa yang akan kau lakukan selanjutnya?" tanya Hazen seraya duduk di samping Arthur, mengusap lengan lelaki itu dengan lembut. Kembali Arthur menarik nafas berat, "Aku akan mencari Arta, setelah kejadian ini

