Tanda Lahir

1081 Kata

Oleh karena memikirkan Arta, Candra tidak bisa tenang selagi menunggu kedatangan cucunya itu. Dia mengerahkan semua anak buahnya demi keamanan mereka sejak dari bandara nanti sampai ke rumah. Dan semua kesibukan itu membuatnya abai akan kesehatan dan jam istirahatnya. Seperti sore itu, Candra hendak berdiri dari kursinya namun mendadak kepalanya pusing serta dadanya terasa sakit. Dia pun limbung dan kembali jatuh terduduk di kursinya. "Tuan Candra!" seru Layla yang kaget melihat pria tua itu tampak menahan sakit. Candra yang tengah mengatur nafas sembari memegangi dadanya membuka mata dan mendapati Layla berdiri di hadapannya dengan wajah khawatir. "Tari," ucap Candra dengan nafas terengah. "Tuan kenapa? Apa Tuan sakit? Apa perlu aku panggilkan Ibu?" tanya Layla. Antara menahan sakit

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN