Arthur pergi sebentar untuk membeli makanan untuk mereka, sementara Lintang sedang berada di toilet. Alia dan Arta terlelap di ranjang. Ketika itu pintu kamar terbuka perlahan, dan seseorang masuk dengan langkah pelan. Kakinya yang memakai sepatu boots menapaki lantai tanpa suara. Dia menutup pintu dengan hati-hati dan kemudian melangkah mendekati ranjang. Tangan itu mengeluarkan sesuatu dari balik jaket jeans-nya yang kumal. Sebuah pisau. Lintang yang keluar dari toilet, menangkap bayangan dari balik tirai. Matanya melotot kaget melihat Alia dan Arta masih terlelap di sana, lalu siapa itu? Dan matanya semakin terbelalak ketika melihat bayangan itu mengacungkan tangannya dengan siluet sebuah benda. Pisau?! "Siapa kau?" Lintang memberanikan diri bersuara meski dengan gemetar ketakut

