Meski pada awalnya Lintang menyetujui untuk melakukan tes DNA terhadap Layla, tapi setelah melihat kedatangan dokter dan perawat ke rumah pemikirannya berubah. Dia takut jika kejadian masa lalu terulang lagi. "Tidak bisa! Kita tidak perlu melakukan itu, aku yakin dia adalah anakku!" kata Lintang bersikeras. Arthur pun mengerti dengan perasaan Lintang yang mungkin merasa trauma pada masa lalunya, di mana Yasmin dengan kejam melakukan itu pada kedua anaknya. "Tapi ini untuk kebaikan kita semua, Sayang!" bujuk Arthur. Lintang menggeleng, "Tidak! Jangan lakukan itu, aku tidak mau dia disakiti lagi!" sergahnya. "Hanya itu satu-satunya jalan untuk membuktikan jika dia adalah putri kita!" kata Arthur lagi. "Berapa tahun lalu mungkin terasa suram dan dia masih bayi merah, untuk kali ini kita

