Selamat membaca. *** Tidak ada rumah, senyaman pelukanmu, tidak ada tempat kembali senyaman pundakmu, kamu, aku hanya mau kamu. *** "Mahesa," teriak Aretha dengan nyaring, tapi Aldino terus berlari tanpa henti, bahkan tanpa menoleh kearah Aretha yang sedari tadi menangis sambil memanggil nama Mahesa. Tanpa Aretha tahu, dirinya kini terlampau jauh dari bibir pantai yang ia duduk tadi bersama dengan Mahesa. Aretha melihat pemandangan sekitar, tangannya terkepal kuat, walau pemandangan di sekitar ini s

