"Ups! Sorry nggak sengaja. Aku nggak tahu kamu datang." Olivia reflek menunduk, tatapannya tertuju pada sepatu flat shoes hitam mengkilapnya yang terkena debu. Ia menarik napas dalam kemudian mendongak menatap Nina, perempuan bertubuh gemuk yang berdiri di hadapannya sambil memegang sapu. Jelas terlihat debu itu tersapu ke arahnya tepat saat ia melangkah masuk. "Nggak apa-apa kok, aku tahu kamu nggak sengaja," ujarnya seraya tersenyum tipis. "Serius? kamu nggak marah?” Nina menaikkan alis, sorot matanya mengandung arti lain. "Tapi itu sepatu mahal, loh." "Iya nggak apa-apa, cuma kena debu doang, bisa dilap. Bukan masalah besar." "Iya yah 'kan punya suami bos. Apa-apa tinggal minta." Senyum Olivia seketika memudar. Ia mengernyit, menangkap jelas nada sindiran dalam ucapan itu. Tatapann

