Membuat Alena Kesal

1875 Kata

Pintu kamar terbuka perlahan. Darren melangkah masuk dengan wajah yang mencoba terlihat santai, namun sorot matanya masih menyimpan sisa-sisa ketegangan dari percakapan tadi dengan Keandre. Ia melepas arloji dari pergelangan tangan dan meletakkannya di nakas, berusaha bersikap biasa saja. Tapi Alena sudah menunggu. Tak sabar, mengetahui apa yang sudah terjadi. "Kamu ngobrol apa sama Keandre, kok lama banget, Sayang?" todongnya langsung. Wanita itu duduk bersandar di kepala tempat tidur, piyama satinnya masih rapi, rambutnya tergerai. Matanya tajam menatap suaminya. Darren berhenti sejenak, lalu menggeleng sambil tersenyum kecil. "Biasalah, urusan lelaki. Ngomongin masalah bisnis." Ia duduk di tepi kasur, membelai kaki Alena yang diluruskan. "Keandre tanya-tanya peluang bisnis yang bagus

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN