Kamar tidur di rumah baru mereka sunyi, hanya diterangi oleh lampu baca di sisi tempat tidur. Kaelo sudah tertidur lelap di kamarnya, dan Keandre belum pulang dari kantor. Sonya duduk di ujung kasur, matanya kosong menatap lemari dengan pintu kaca. Di dalamnya, tersusun rapi koleksi tas-tasnya. Hanya ada tiga. Dua di antaranya adalah tas bermerek lokal dengan desain sederhana, yang ia beli sendiri dari gajinya sebagai staf keuangan di sebuah perusahaan swasta. Dan satu, yang paling mencolok, adalah tas Dior Saddle vintage warna hitam, diletakkan di tempat terhormat dengan dust bag-nya yang masih terselubung sebagian. Tas itu adalah pemberian Keandre. Hadiah yang menjadi awal sekaligus bukti perselingkuhan mereka dulu, saat Keandre masih berpacaran dengan Alena. Sonya tahu, membeli tas

