JUJUR

1974 Kata

Sabil menatapnya dengan takut.. “Sa-sa-ya minta maaf kalau berbuat salah.. Ta-pi orang itu bilang bapak meminta tolong saya. Sa-saya tidak enak..” Sabil menunduk. “Bapak siapa?” Danu mulai melembut. Ia paham, sepertinya orang ini tidak tahu dampak dari apa yang ia perbuat. “Ba-ba-pak A..” Sabil hendak menyebut namanya, tapi Danu memotongnya. “Saya mengerti siapa, tidak usah kamu ucapkan. Saya tidak mau mendengar nama orang itu. Apa yang dia minta?” Sabil turun dari kursi dan berlutut di hadapan Danu, “Ma-maafkan saya..” Danu berdiri dan memegang tangannya dan mengarahkannya kembali duduk di kursi.. “Jawab dulu pertanyaan saya.. Tidak perlu berlutut, saya tidak suka.” “Ba-bapak meminta tolong lewat salah satu tim bodyguardnya untuk mengirimkan informasi soal apapun yang terjadi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN