“Ah, biarkan saja.. Selama tidak mengganggumu..” Danu terdiam. “Danu, setiap kali dia menghubungiku, tidak pernah aku angkat. Jangan marah sayang.. Tenang..” Mitha mencium Danu berulang kali. Danu akhirnya tertawa.. “Ahh, cintaku.. Ok.. Mitha, ini sudah malam, besok hari kerja. Aku pulang ya sayang..” Mitha mengerucutkan bibirnya dan memeluk Danu erat.. “Jangan dulu..” Danu tertawa.. “Makin malam malah nanti membuatku tidak pulang..” Mitha diam dan terus memeluknya, “Aku masih mau bersamamu.. Jangan dulu pulang.” “Ini permintaan yang tidak bisa aku tolak..” Danu kembali duduk, Mitha mengikutinya.. “Kangen.. Danu, aku masih kangen.” Danu tersenyum merasa senang, “Kita memang tidak mungkin berjauhan terus.. Aku juga tidak ingin pulang. Nanti, kalau kita sudah menikah, mungkin aku

