RASA PANIK-1

1007 Kata

Mitha membuka matanya pagi itu.. Ada Danu di sebelahnya. Pemandangan yang membahagiakan.. Ia mengecup pipi Danu lembut.. “Pagi sayang..” Danu memeluknya dengan mata yang masih terpejam. “Pagi..” Mitha balas memeluknya lalu menyentuh bibir Danu pelan.. “Tidurmu nyenyak?” “Sangat.. Sekarang ini aku tidak ingin melakukan apapun. Aku jadi pemalas saat bersamamu..” Danu tersenyum. Mitha kembali mengecupnya pelan. Danu perlahan membuka matanya. “Bagaimana pertemuan semalam? Aku lupa ingin menanyakan itu kemarin? Apa terlambat? Bisma marah?” Mitha ingin tahu. Danu tersenyum lebar, “Bisma tidak pernah berlama-lama marah padaku. Hanya saja, kebiasannya mengomel sering membuatku kesal. Dia tidak pernah mau menerima alasan apapun yang membuatnya harus menunggu..” “Tapi, semalam, kamu berh

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN