Steve menatap Anna dengan tatapan khasnya yang dingin. Anna sedikit ketakutan dan merasa terintimidasi. “Ada apa asisten Steve?, mengapa kau melihatku seperti itu?” “Anda tahu nona, tuan muda tidak bisa makan makanan pedas. Apalagi sepedas itu” Steve menunjuk bekas nasi goreng. Piring itu memperlihatkan sisa cabai yang tersisa. “Apa Anda sengaja agar tuan celaka?” tuduh Steve. “Tentu tidak!. Aku tidak ada maksud seperti itu” Anna membantah, dia tidak terima dituduh tanpa bukti oleh Steve. “Maaf, memang saya yang memintanya untuk memakan nasi goreng itu. Tapi saya sama sekali tidak tahu jika hal tersebut akan berdampak buruk padanya” Carl keluar dengan wajah pucat. Dia tertatih untuk berjalan. Hati Anna langsung sedih melihatnya. Carl yang biasanya berjalan tegap sekarang justru

