12.Julian Spencer

1771 Kata

Gabriel menggeliat dalam tidurnya saat merasa tangan kanannya kebas. Ketika ia menarik tangannya terasa sedikit sehingga ia membuka mata dan mendapati wanita cantik pulas di dalam pelukannya. Ia baru ingat jika semalam memangsa Bella di dalam pelukannya. Pada damai wanita itu ketika tidur membuat Gabriel juga merasa damai. "Kenapa aku baru sadar jika wajahmu secantik ini?" Gumamnya, saya menulis surat hidung mancung Bella. Bella yang masih belum mendukung datanya merasa terusik karena apa yang dilakukan oleh Gabriel. Meskipun matanya masih sangat mengantuk dengan terpaksa ia membuka mata. Menghela nafas kasar lalu menyingkirkan tangan Gabriel dari hidungnya. "Jika ingin mengusirku dari kamarmu bangunkan saja aku, jangan mengganggu tidurku seperti ini!" Sentak Bella, ia saya kira bangkit

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN