Gita yang kini juga diserahi tanggung jawab dalam mempersiapkan dan mengelola café, segera melakukan koordinasi untuk mulai menata tempat tersebut. Atas saran Nuning, gadis tersebut menghubungi sebuah vendor yang biasa digunakan jasanya untuk menangani event perusahaan. Tim kreatif yang biasanya mengerjakan desain grafis, juga ia sertakan bersama beberapa anak buah yang biasa menangani promosi. Mereka segera mengadakan meeting awal untuk menentukan budget dalam rangka menyulap rumah kuno menjadi sebuah tempat bersantai yang menyuguhkan produk unggulan mereka. Setelah CEO menyetujui, maka proyek tersebut segera berjalan. Dan tentu saja, kesibukan tersebut telah menyita banyak waktu Gita untuk lebih banyak melakukan pekerjaan di luar kantor. Hal itu sepertinya telah menjadi sebuah kebetula

