Sangat perlahan Reno menarik diri dari Raya. Sebelum memperbaiki letak selimut istrinya itu dan memberikan kecupan singkat di pucuk kepalanya. Barulah Reno meraih pakaiannya yang ada di lantai , beranjak menuju kamar mandi. Membersihkan diri sejenak sebelum melanjutkan pekerjaan yang sempat ditunda. Melihat hubungannya dan Raya yang semakin membaik, dia memutuskan akan membawa istrinya itu turut serta keluar Pulau nanti. Hitung-hitung untuk pengganti bulan madu mereka. "Geo," gumam Reno menatap ponselnya yang ada di meja. Seraya mengusap rambutnya yang masih basah dengan sehelai handuk kecil, Reno mendudukkan bokongnya di kursi kerjanya dan menerima panggilan masuk dari geo. "Apa yang membuatmu menghubungiku tengah malam seperti sekarang? Tidakkah kamu memiliki pekerjaan lain selain m

