32

1295 Kata

Victoria langsung memalingkan wajah. “Jangan mulai,” katanya muak. “Aku tidak memulai apa pun,” jawab Alex perlahan. “Aku hanya memastikan jaminan yang sudah kubayar, tidak jatuh lagi pada masalah yang sama.” Victoria menghela napas keras, menutup laptop. “Aku bukan jaminan siapa pun,” tegasnya membalas tatapan Alex dengan tajam. “Jika kau ingin aku menurut, jangan ungkit itu. Aku tahu posisiku, aku tahu siapa aku, dan aku tahu bahwa aku bisa saja jadi budakmu. Tapi itu tak akan pernah terjadi, Tuan Valendra. Aku akan membayar jaminan itu sesuai kesepakatan. Tapi jangan harap aku akan patuh padamu. Aku bukan anjing atau b***k!” Alex menatapnya, lama. Lalu dia mencondongkan tubuh sedikit. “Itu yang akan kita bicarakan nanti.” Suasana hening beberapa detik, canggung, berat dan tegang.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN