32

712 Kata

Di dalam hidup setiap orang memiliki sebuah harapan dan tujuan. Sayangnya, hidup tak selamanya mudah dan sesuai dengan keinginan membuat harapan menjadi sirna. Rintangan berat membuat hidup seakan tak berarti lagi dan putus asa. Langkah kaki Lexi terasa gontai. Ia sama sekali tidak ada semangat untuk melanjutkan kehidupan di dunia ini. Harapan hanya tinggal harapan, tak ada kebahagiaan, dan tak ada lagi tujuan. Ia ingin sekali mengakhiri hidupnya dari pada harus hidup dengan tersiksa dan merasa bersalah. "Sebaiknya aku mati saja," ucapnya lirih. Akan tetapi, ia teringat pada Papanya, Joseph. Walau bagaimanapun kesalahan Joseph tetaplah Papanya. Satu-satunya orang tua yang masih hidup, meskipun di penjara. Ia ingin datang bertemu Papanya ke penjara. *** Keesokan harinya Dengan wa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN