Sakit. Laura merasakan seluruh tubuhnya sakit tak terkira. Kepalanya terasa sangat pusing, badannya terasa begitu lemas, lemah, gelisah, dan mual. Ingin rasanya ia muntah. Secara perlahan ia bangun dari tempat tidur, tapi ia tak mampu berdiri. "A–aku kenapa? Ke mana pakaian ku," ucapnya tak percaya melihat dirinya sendiri. Laura melihat tubuhnya tak memakai sehelai benang yang melekat dibadannya. Memegang perutnya yang begitu lengket dan berbau amis. Banyak sekali tanda-tanda merah di bagian atas tubuhnya. "Tanda apa ini! Apa ini..." Laura tak mampu melanjutkan kata-katanya. Ia tahu tanda apa yang ada dibagian leher, perut, dan bagian atas tubuhnya. Bulir-bulir air mata menetes di pipinya. Ia mencoba lagi untuk berdiri dan merasakan begitu perih dibagian bawah tubuhnya. "Kenapa aku j

