Part 22

1084 Kata

Alfin memarkir mobilnya di depan sebuah toko bunga. Ia memperhatikan bunga-bunga yang dijual di sana. Mawar, Lily, Chrysant dan banyak lagi ah...ia jadi bingung sendiri. Bunga mana yang harus dibeli olehnya. Semua bagus. Dulu ia sering memberikan Rara bunga mawar putih namun hanya sekuntum, ala anak SMA. "Maaf Mas, ada yang bisa saya bantu? Mas sedang mencari bunga apa ya?" Seorang gadis muda mendekat dan menyapanya ramah. Alfin sedari tadi hanya memandangi bunga-bunga yang dipajang dengan pandangan ragu dan bimbang. "Hmm,.." Alfin mendadak gagu. "Ini bunga Lily putih. Bagus" Gadis pelayan itu menawarkan barang dagangannya. Stok bunga itu cukup banyak. "Untuk pacar atau acara apa ya?" tanyanya lagi seraya tersenyum. Tidak. Ia tidak akan membeli bunga. Ia tak yakin Muti suka. Bukanka

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN